Senin, 04 Mei 2020

TEORI BIAYA ekonomi manajerial



    Tujuan dari perusahaan secara umum adalah memaksimalkan laba. 
Laba total = selisih antara penerimaan total dengan biaya total. Biaya memberikan peranan penting dalam proses pengambilan keputusan manajerial. 

KARAKTERISTIK BIAYA
    Biaya dalam pengertian ekonomi yaitu beban yang ditanggung untuk menyediakan produk agar siap dipakai oleh konsumen.
Biaya dalam pengertian produksi adalah beban yang harus ditanggung oleh produsen untuk menghasilkan produk.
Biaya produksi adalah pengeluaran perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produksi dan bahan-bahan mentah yang akan digunakan untuk menciptakan produknya.
    Berdasarkan beberapa penjabaran diatas, dalam penentuan biaya dalam sebuah perusahaan memerlukan kecermatan karena ada yang mudah diidentifikasikan, tetapi ada juga yang sulit diidentifikasikan.

JENIS JENIS BIAYA
Biaya produksi
   Biaya produksi membentuk harga pokok produksi. Digunakan untuk menghitung harga pokok produk jadi dan harga pokok produk pada akhir periode akuntansi masih dalam proses. 

    Biaya produksi digolongkan dalam tiga jenis yang juga merupakan elemen-elemen utama dari biaya produksi, antara lain:
● Biaya bahan baku (direct material cost)
    Merupakan bahan langsung digunakan dalam produksi untuk mewujudkan produk jadi yang siap untuk dipasarkan.
● Biaya tenaga kerja langsung (direct labour cost)
    Merupakan biaya bagi para tenaga kerja langsung ditempatkan dan didayagunakan dalam menangani kegiatan-kegiatan proses produk jadi secara langsung.
● Biaya overhead pabrik (factory overhead cost) 
    Umumnya didefinisikan sebagai bahan tidak langsung, tenaga kerja tidak langsung dan biaya pabrik lainnya, seperti ; biaya pemeliharaan pabrikyang tidak secara mudah didefinisikan atau dibebankan pada suatu pekerjaan.

    Biaya produksi yang di keluarkan setiap perusahaan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
● Biaya Eksplisit
Semua pengeluaran untuk memperoleh faktor-faktor produksi dan input lain yang dibayar melalui pasaran (pembayaran berupa uang)
● Biaya Implisit
Biaya yang tidak terlihat secara langsung, misalnya biaya penyusutan barang modal.
Yang harus dingat adalah :
Laba = total pendapatan – Total biaya
p = TR – TC
- TR Ditentukan oleh respon pasar eksogenus hanya bisa diperkirakan,tidak bisa dikendalikannlangsung oleh manajemen.
- TC menentukan respon pasar Endogenus, bisa dikendalikan langsung oleh manajemen.
    Dalam ilmu ekonomi, baik biaya implisit maupun eksplisit harus dipertimbangkan, dengan cara:
● Perusahaan harus memasukkan biaya alternatif / biaya oportunitas
● Biaya ekonomis harus dibedakan dengan biaya akuntansi
● Biaya akuntansi/ biaya historis penting untuk laporan keuangan perusahaan/ pajak
● Biaya ekonomis merupakan biaya relevan yang menjadi perhatian utama dalam proses pengambilan keputusan manajerial.

Konsep biaya produksi 
Biaya relevan 
    Adalah biaya masa memdatang dlam berbagai alternatif untuk mengambil kepoutusan manajemen. Biaya relevan seriring disebut biaya deferensiasial yaitu biaya yang berbeda –beda  akibat adanya tingkat priduksi yang berbeda yang mengakibatkan perbedaan biaya tetap. Kedua jenis biaya hakikatnya sama, yakni berbagai alternatif  biaya yang disebabkan olelh tingkat produksi.Biaya relevan merupakan hasil pengolahan data historis oleh akuntan intern, oleh ahli yang lainnya. Ia disebut relevan karena berhubungan  erat dengan penaaagambilan keputusan manajemen. Ia merupakan biaya masa datang karena digunakan untuk menyusun anggaran, perencanaan laba, dan pengendalian kegiatan yang bertumpu pada priggram jangka pendek dan jangka panjang.

Biaya eksplisit 
    Adalah biaya yang secara nyata dikeluarkan perusahaan, atau biaya yang dikeluarkan dimana terdapat pembayaran kas. Misalnya pengeluaran untuk membeli bahan baku untuk produksi, untuk membayar tenaga kerja langsung yang berkaitan dengan produksi dan sebagainya

Sunk cost 
    adalah biaya yang tidak terpengaruh oleh pengambilan keputusan (tidak relevan).

Incremental cost 
    adalah perubahan biaya total dari implementasi keputusan manajerial seperti memperkenalkan produk baru, kampanye iklan.

Biaya Alternatif(Opportunity Cost)  
    Adalah biaya yang timbul akibat memilih sebuah peluang terbaik dari beberapa alternatif yang tersedia. Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa alternatif pilihan dan harus memilih salah satu di antaranya maka alternatif yang tidak dipilihnya itulah yang menjadi biaya peluang.

Biaya Marginal 
    Yaitu biaya tambahan yang diperlukan untuk tambahan satu unit produk yang dihasilkan. Munculnya MC karena adanya perluasan produksi yang dilakukan perusahaan dalam rangka menambah jumlah produk yang dihasilkannya. MC dapat dihitung dengan cara membagi tambahan TC (∆TC).

Biaya Incremental 
    Adalah biaya yang timbul akibat adanya pertambahan atau pengurangan output (biasanya merupakan hasil dari kegiatan produksi/operasi). Incremental cost juga merupakan biaya yang terjadi sebagai akibat dari suatu keputusan. Incremental cost diukur dari berubahnya IC karena suatu keputusan.
Biaya hangus yang retrospektif (masa lalu)
    Biaya yang telah dikeluarkan dan tidak dapat dipulihkan. Biaya hangus kadang-kadangdikontraskan dengan biaya prospektif.

Biaya prospektif
    Merupakan biaya masa depan yang mungkin terjadiatau diubah jika tindakan diambil. Kedua biaya retrospektif dan prospektif dapat baik tetap(yaitu, mereka tidak tergantung pada volume kegiatan ekonomi, namun diukur) atau variabel(tergantung padavolume).

Biaya jangka pendek 
    Yaitu jangka waktu dimana sebagian faktor produksi tidak dapat ditambah jumlahnya TC = TFC + TVC

Biaya jangka panjang
    Yaitu jangka waktu dimana semua faktor produksi dapat mengalami perubahan.

    Dalam jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan harus tetap mempertahankan efisiensinya. Biasanya perusahaan menetapkan target yang akan dicapai setiap tahunnya, yang harus dicapai dengan biaya minimum. Dalam jangka panjang perusahaan memiliki tingkat fleksibilitas lebih tinggi dalam mengombinasikan faktor produksi.

Fungsi biaya
Fungsi biaya di atas perlu diderivasi menjadi:
Biaya rata-rata (Average cost):
- Average Fixed Cost (AFC)
- Average Variable Cost (AVC)
- Average Total Cost (ATC)
- Biaya marginal (Marginal cost) (MC)
- Elastisitas Biaya (EC)

Rumus :
•         AFC = TFC/Q
•         AVC = TVC/Q
•         ATC = TC/Q = AFC + AVC
•         MC = DTC/DQ = DTVC/DQ
•         EC = (DTC/Q) (TC/Q)

Rumus Untuk Pendugaan Biaya Jangka Pendek
•         TFC = a  à AFC = a/Q
•         TVC = bQ+cQ2+dQ3 à AVC = b+cQ+dQ2
•         TC=a+bQ+cQ2+dQà ATC=(a/Q)+ b+cQ+dQ2
•         MC = b+2cQ+3dQ2    à karena diderivasi 1
•         EC = MC/ATC
•         AVCmin= -c/2d

    Demikian tulisan ini saya buat, untuk memenuhi tugas perkuliahan daring STIE Totalwin Semarang mata kuliah Ekonomi Manajerial yang di ampu oleh Bapak Diovani Tirtana, S.E., M.M
Semoga tulisan ini berguna bagi kita semua. Dan jangan pernah menyerah dengan keadaan. Terus berjuang maka kita akan sukses.
    









Sumber:
https://slideplayer.info/slide/4886233/

http://prihatniaisyah.blogspot.com/2016/10/teori-biaya-dan-estimasi-biaya.html?m=1

https://www.coursehero.com/file/42514139/10-teori-biayapdf/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal perusahaan textil gopublik di Indonesia (PT. Trisula Textile Industries Tbk)

      PT. Trisula Textile Industries Tbk (BELL) bergerak di bidang industri tekstil dan perdagangan. Perseroan menghasilkan prod...