Senin, 13 April 2020

FORCASTING (peramalan)


A. Pengertian
Seni atau ilmu memprediksi kejadian dimasa yang akan datang secara matematis maupun intuisi.

B. Horizon waktu peramalan
  1. Peramalan jangka pendek (bulanan sampe dengan tiga bulan.  Seperti;  perencanaan pembelian, pendajwalan kerja, jumlah tenaga kerja, dan peoduksi.
  2. Peramalan jangka menengah (biasanya kurang dari satu tahun). Seperti; rencana penjualan, perencanaan dan anggaran produk, dan anggaran kas.
  3. Peramalan jangka panjang (biasanya lebih dari tiga tahun). Seperti; perencanaan produk baru, pembelanjaan modal, penelitian dan pengembangan.

C. Jenis jenis peramalan.
  1. Peramalan tekhnologi.
Yaitu menjelaskan siklus hidup suatu bisnis dengan memprediksi tingkat inflasi, ketersediaan uang, dan lain lain.
  2. Peramalan ekomoni.
Yaitu dengan memperhatikan tingkat kemajuan tekhnologi yang dapat meluncurkan produk baru yang membutuhkan pabrik dan peralatan baru.
  3. Peramalan permintaan.
Yaitu dengan memproyeksi permintaan produk atau jasa dari sebuah perusahaan.

D. Pendekatan pendekatan peramalan.
  1. Pendekatan kuantitatif.  Yaitu dengan menggunakan model matematis yang beragam dengan data masa lalu dan variabel sebab akibat untuk meramalkan permintaan.
Metode yang digunakan dalam pendekatan ini : 
     a. Time series yaitumenghubungkan variabel dependen dan independen dalam waktu tertentu (minggu, bulan, tahun).
     b. Metode kasual (sebab akibat) yaitu di dasarkan pada keterkaitan variabel dependen dan independen namun bukan dalam bentuk waktu. 
  2. Pendekatan kualitatif. Yaitu menggabungkan faktor seperti intuisi, emosi, pengalaman pribadi, dan sistem nilai pengambilan keputusan untuk meramal.
Tekhnik yang digunakan dalam metode ini adalah: 
     a. Survey pasar
     b. Juri dari opini eksekutif
     c. Gabungan tenaga penjual
     d. Metode delphi

E. Metode peramalan
  1. Metode trend least square. Metode ini hanya dapat digunakan pada data genap saja.
  2. Metode least square. Metode ini dapat digunakan pada data genap maupun ganjil.
  3. Metode rata rata industri. Dalam penggunaan metode ini dibutuhkan data dari perusahaan lain yang selevel.

F.  Langkah langkah sistem peramalan.
  1. Menerapkan tujuan
  2. Memilih unsur yang akan diramal
  3. Menentukan horizon waktu
  4. Mengumpulkan data
  5. Membuat peramalan
  6. Memvalidasi dan menerapkan hasil peramalan.
     Ketujuh langkah tersebut menyajikan jalan sistematis untuk memulai, mendesain, dan menerapkan sistem peramalan.
     Apabila sistem tersevut digunakan untuk mendapatkan hasil yang berkala, maka data harus dikumpulkan secara terus menerus kemudian diperhitungkan secara aktual an dibuat dengan bantuan komputer.

G. Tujuan utama peramalan
     Adalah membuat prediksi yang baik mengenai apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang dalam lingkup ketidak pastian. 


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal perusahaan textil gopublik di Indonesia (PT. Trisula Textile Industries Tbk)

      PT. Trisula Textile Industries Tbk (BELL) bergerak di bidang industri tekstil dan perdagangan. Perseroan menghasilkan prod...